Update Terbaru ALG

Minggu, 23 April 2017

Apa Kabar Kasih?

Kasih, apa kabar? Jugakah kau merinduiku?


Datanglah, gamit tanganku. Biar kubalas erat genggammu. Bawa diriku pergi kemana pun tujumu.


Dalam perjalanan nanti, akan kuceritakan banyak hal sepele. Seperti tentang apa yang kurasakan hari ini, keteledoranku di dapur, atau kebiasaanku lupa menyisir rambut.


Lalu aku akan bertanya, bagaimana denganmu? Jangan kau coba memberi jawaban bohong, karena aku dapat membaca matamu. Tak akan kuabaikan setiap kata dari penjelasanmu meski itu tak penting. Karena segala yang ada pada dirimu adalah keindahan yang tak boleh kulewatkan.


Hari ini aku adalah gadis yang ceria dan mandiri. Tapi, mungkin nanti aku akan menjelma perempuanmu yang manja dan cengeng. Jadi, kau tak boleh bosan meminjamkan dada bidangmu.


Jangan terburu berpikir aku egois. Nanti, jika kau berada dalam masa sulit, datanglah padaku. Tanganku ini selalu siap sedia untuk menepuk lembut bahumu seraya tersenyum hangat dan berkata, "Semua akan baik-baik saja."


Tentangku, ada yang harus kau catat dengan bolpoin bertinta merah. Aku ini pencemburu. Maka, cukuplah aku menjadi yang pertama dan terakhir bagimu.


Kasih, dimana kau sekarang? Tetaplah setia menjaga hati untukku. Karena di sini, aku pun tengah melakukan itu sejak dulu sampai nanti kau datang. Aku hanya takut, bila nanti ada luka lama yang bekasnya menodai perjalanan kita.


Kasih, siapakah dirimu? Aku tidak tahu. Hanya saja, nama kita telah bersanding sejak jutaan hari sebelum ruh kita ditiupkan.


Siapapun engkau, Kasih. Akulah yang nanti bersujud satu shaf di belakangmu.


~dariku, malam(mu)


- Al Ghumaydha' -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TERUPDATE