Update Terbaru ALG

Jumat, 12 Mei 2017

Denting Gerimis

Denting sendok teh beradu dengan riuh gerimis tipis. Instrumen sendu yang berputar kian mendramatisir atmosfir. Benakku mengembara. Belum lupa bagaimana awal mula kau menyapaku.


Kau tahu dialog sederhana kita, namun tidak dengan hatiku. Aku tidak ingat persis sejak kapan bermula. Ketika setiap katamu menjadi begitu berarti. Ini sedikit mengganggu. Perasaan misterius dimana aku sangat ingin mengutuknya.


Kau di sana, aku di sini. Jangan tunjukkan apapun padaku. Sekali pun kau berusaha menunjukkannya, aku akan menghindar. Biarkan saja terus seperti ini. Aku hanya akan mengenalmu dengan baik ketika takdir dan waktu benar-benar telah berpihak pada kita.


Seberapapun jauhnya jarak, aku tetap ingin menanti hari itu. Bahkan meski tak kutahu bagaimana dengan hatimu. Terlalu cepat jika harus menyebut ini perasaan sepihak. Pada kenyataannya semua ini masih menjadi teka-teki. Meski demikian aku bahagia terjebak dalam lingkaran ini. Entahlah, begitu menyenangkan dipermainkan rasa tak bernama. Sesekali merindu, tanpa tahu apakah kau menyimpan rindu yang sama.


Apakah ini terdengar menyedihkan? Tentu saja tidak. Sudah kubilang, aku menikmati jebakan ini. Sampai kapan pun, tak akan pernah kuberi penjelasan. Aku ingin kau menyadari sendiri dengan caramu. Biar kita berdua saling berbagi, meneguk secangkir teh yang kuseduh dengan kerelaan satu sama lain. Tentu saja masih dengan gerimis yang sama-sama kita kagumi.~


(alg)

2 komentar:

BERITA TERUPDATE