Update Terbaru ALG

Minggu, 23 Juli 2017

Sesal

Aku ingin menyudahi perasaan ini, berhenti memikirkanmu, dan mengikhlaskan seluruh rindu. Agar aku tak perlu repot lagi. Repot menunggu pesanmu, banyak mengkhawatirkanmu, menghabiskan waktu mengingatmu, sibuk merindu, bahkan tersiksa ditikam cemburu. Aku menyesal telah mengungkapkan perasaanku, juga tahu tentang perasaanmu. Karena setelahnya aku menjadi seperti ini, orang bodoh. Jika sejak awal tahu akan diabaikan dan lebih banyak menerima rasa sakit pada akhirnya, aku akan memilih diam dengan perasaanku. Itu jauh lebih menyenangkan, aku yakin. Menyimpan semua rasa terpendam dalam tulisan-tulisan adalah lebih baik daripada mengirim banyak puisi cinta namun hanya dianggap angin lalu. Aku benar-benar menyesal telah melukai diriku sendiri. Ah, memangnya kapan penyesalan datang di awal?


Ini adalah untuk pertama kalinya bagiku, setelahnya kupastikan tidak ada lagi. Tidak akan ada lagi sesal yang kedua, ketiga, keempat, dan yang lainnya. Setelah ini, akan aku berikan seluruh rindu pada dia yang benar-benar melihatku sepenuhnya. Kepada dia yang mengerti arti dari menghargai. Menghargai hadiah-hadiah sederhana seperti ucapan "selamat pagi" dengan balasan ucapan yang sama atau sekedar terima kasih. Dia yang mengerti tanpa harus aku menjelaskan. Meminta maaf atau sekedar menenangkan aku ketika mulai dihujam cemburu.


Dengan begitu, seluruh rasa yang aku jaga untuknya tidak berarti sia-sia. Tak ada sesal, tak ada kesalahan kedua.


(alg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TERUPDATE