Update Terbaru ALG

Minggu, 06 Agustus 2017

Inilah Aku, Perindumu

Oleh : Silvi Annabiila 


''Karena simpel saja sebenarnya. Aku cuma sedang merindukanmu. Hanya saja itu terjadi setiap waktu.''


---


Aku tetap akan menulis untukmu. Sekalipun aku tahu sampai saat ini kau tak akan membacanya. Sekalipun sejak dulu tak ada yang tahu siapa 'kau' yang kutuju. Dan sekalipun  kamu belum menyadari bahwa 'kau' yang kumaksud adalah dirimu.


Pahamilah. Aku sangat mengetahui ketidaktahuanmu. Pun begitu mengerti ketidakmengertianmu. Memang waktu dan kesempatan, yang hingga saat ini belum datang dengan tepat untuk mempertemukan kita lebih dekat.


Ngomong-ngomong, sudah berapa lama kita tidak bertemu? Tak sebanding, memang. Bertahun lamanya tak bersua, namun kembali berjumpa hanya berbilang menit di sudut mata. Kalau bisa sih, dibalik saja. Ya, kan?


Tetapi hidup ini adalah tentang bagaimana kita mensyukuri segala sesuatu. Sepersekian detik tatapmu tempo hari cukuplah sebagai penawar buatku. Yang tentu saja sanggup meruntuhkan pertahanan yang kubangun hampir setahun belakang ini. Mengembalikan seluruh rasa yang tak terdefinisi seutuh di masa putih-abu. Terima kasih, ya.


Meski tetap saja, hidup ini juga perkara bagaimana kita mengukir harapan. Jadi masih, harapan itu masih ada. Sungguh masih ada.


Nanti, jika sudut relungmu sudah menyadari segalanya, hubungi aku. Akan kuberikan padamu coretan penaku yang selama ini tercurah untukmu. Telah kurangkum rapih, dalam sebuah buku. Kau bisa membacanya. Mengenai tabahnya penantian setetes embun yang menggelayut di ujung daun, binar hangat mentari pagi dan semilir angin senja, tangis gemuruh dari rerintik, angan pungguk untuk rembulan, kisah langit malam dan bintang gemintang, juga berbagai puisi rindu yang belum sempat tersampaikan.


Jangan tanya mengapa aku menulis itu semua. 


Karena simple saja sebenarnya. Aku cuma sedang merindukanmu. Hanya saja itu terjadi setiap waktu, menikam detak tiap detik tanpa ampun. Aku kesakitan.


[Asal kau tahu.]


Sumber gambar: Google


---


Note :


Hai, Guys! ^^


Nama lengkap saya Silvi Mi'rojun Nabiila. Nama pena yang sampai saat ini saya pakai yaitu Silvi Annabiila. Sejak SD sudah mulai tertarik membaca novel dan kumpulan cerpen. Namun baru mulai aktif menulis dan bergabung dengan grup-grup kepenulisan sejak SMA. Saat ini, saya sedang mengenyam bangku perkuliahan jurusan Matematika di Universitas Negeri Surabaya.


Tulisan "Inilah Aku, Perindumu" pernah termuat di akun facebook pribadi saya, serta grup kepenulisan facebook "Komunitas Bisa Menulis". Hanya saja, waktu itu tanpa judul. Kalau ingin membaca tulisan-tulisan saya yang lain atau ingin sekedar berinteraksi soal kepenulisan, kamu bisa langsung cek atau hubungi :


Facebook : Silvi Mi'rojun Nabiila 

Instagram : silvinabiila 

Blog : https://silvinabs.blogspot.co.id/?m=1

Email : silviabiila16@gmail.com 


FYI, sampai saat ini media yang paling aktif saya gunakan untuk menulis adalah facebook. 


Salam kenal .... \^0^/

6 komentar:

BERITA TERUPDATE