Update Terbaru ALG

Jumat, 16 Februari 2018

Pelabuhan Terakhir



Aku ingin bersamamu. Kau bawa jauh tersesat dalam belantara kasih. Menjelajah perjalanan kisah yang akan kita reguk berdua.

Aku ingin bersamamu. Di bawah langit malam menatap bintang bertaburan. Di tepi pantai bermain pasir dan ombak, lalu kita saling berkejaran. Di atas jembatan telaga ketika senja mendayu-dayu cantiknya. Atau sekedar di pekarangan belakang rumah mencumbui fajar yang sedang rona-ronanya.

Aku ingin pelukmu. Dalam dekap hangat, desir cinta bergerilya pada saraf-saraf tubuhku. Aku ingin ciumanmu. Deras sentuh memanjakan derai tangis di keheningan subuh. Aku ingin cemburumu. Ketika aku menemukan kilat cinta di matamu. Aku ingin kamu. Merenda mahligai asmara dalam balutan iman.

Bawa aku pergi bersamamu. Menggenggam jemari dalam teduh bahagia. Dengan dirimu, ingin aku menapaki setapak waktu untuk menua bersama. Bawa aku tenggelam dalam lautmu, hujani aku dengan percumbuan paling mesra tiada habisnya. Patahkan sembilu kenangan sebelum kau membersamaiku, bunuh tanpa sisa. Dekap aku erat dengan lingkar lengan kokohmu, jangan beri celah untuk masa lalu mengusik perjalanan panjang kita berdua.

Hanya aku dan kamu untuk hari ini sampai nanti. Jadilah pelabuhan terakhir dan sebenar-benar rumah bagiku. Tempat aku melarungkan air mata sedih dan bahagia, menumpahkan segala cerita.

(alg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TERUPDATE