Update Terbaru ALG

Rabu, 26 Desember 2018

Kau Meminta Aku

Oleh : Al Ghumaydha’

Telah berlalu rangkaian kisah berliku. Perjalanan tentang sebuah penantian. Mengasuh sabar dalam ruang tunggu. Kini sampai di penghujung waktu. Ketika hati hampir menyerah kalah. Segala harapan hanya menyisakan gelisah. Kau datang mengunci seluruh tatap.

Di ujung pasrah Tuhan menggerakkan hati. Kau meminta padaku, mengulurkan satu lingkar cincin dengan permata kecil sederhana. Menawarkan kado bahagia tentang masa depan. Merenda mahligai cinta mengalahkan dongeng Majnun dan Laila.

Kau tak menjanjikan banyak. Seperti kesempurnaan yang dimiliki banyak laki-laki lain di luar sana. Hadirmu sebatas kesederhanaan. Namun, kau tawarkan ketulusan hati melebihi apapun di dunia ini. Aku mencari matamu, lekat kupandang. Ada kesungguhan terpancar tegas di sana.

Kau putuskan memilihku. Menjadi separuh yang menggenapi jiwamu. Katamu gadis sederhana ini adalah jawaban dari doa-doa panjang setiap malam. Sebagian lain dari dirimu yang kau cari selama ini. Semoga yang tak lelah kau rapal mewujud nyata.

Kita akan jadi sepasang. Mendayung bahtera hidup berdua. Aku menjadi Ibu dari anak-anakmu. Kau menjadi Ayah bagi buah cinta yang lahir dari rahimku. Kita habiskan siang dan malam bersama. Pada malam-malam kelam aku lelap dalam dekapmu. Hingga pagi membuka mata kembali menemukan wajahmu.

Aku percaya dengan apa yang kulihat. Dan kini sepasang mataku menemukan sosokmu bertamu. Kau datang melamarku. Membawa segenap kesungguhan hati. Meretas segala luka yang ditorehkan masa lalu.

Lihatlah pelangi terbit di bibirku. Aku menerimamu. Jadilah imam yang senantiasa membimbing kekanakanku. Memimpin setiap langkah kakiku. Membersamai seluruh masa sulitku. Aku terima ulur tanganmu menggamitku. Kita melangkah beriringan menuju gerbang pertalian sakral.

________________________

*Tulisan ini juga saya bacakan, saya kemas dalam bentuk video. Kalian bisa klik link ini untuk menontonnnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TERUPDATE