Update Terbaru ALG

Sabtu, 02 Februari 2019

Pesan Singkat Darimu


Oleh : Al Ghumaydha’

Aku senyum-senyum sendiri. Pesan singkat darimu masih saja membuat hatiku berlompatan. Seperti anak kecil yang mendapat sekantung permen. Bagai kupu-kupu riang terbang menyambut musim semi datang. Deretan huruf yang merangkai namamu masih saja membuat jantungku berdebar tak karuan. Ah, benar-benar aku ini seperti remaja yang tengah dilanda kasmaran.

Seperti pada suatu Subuh. Selepas melipat mukena, aku teringat sesuatu. Untuk beberapa saat berpikir, berusaha mengingat-ingat.
“Ah, tidak mungkin.” Aku mengelak ingatan.
“Tentu saja itu hanya mimpi.” kataku lagi pada diri sendiri sembari memukul kepala beberapa kali.
Tapi kepalaku belum berhenti berpikir dan berbicara dengan diriku sendiri, “Benarkah itu hanya mimpi? Tapi, bukankah terlihat nyata.”

Ah, iya. Mungkin aku harus memastikan. Aku mengambil ponsel dan membuka kotak masuk. Deg! Benar! Sontak saja pipiku bersemu merah tomat. Senyum lebar tak bisa aku sembunyikan. Sungguh, kukira hanya mengigau tadi. Ternyata benar ada sebaris pesan singkat darimu. Kupandang lama-lama dengan perasaan yang sulit dijelaskan.

Aku memilih tak membalas. Bukankah sudah cukup begitu saja? Kita selalu seperti itu sejak dulu. Memilih diam dengan perasaan masing-masing. Membiarkan rindu tumbuh liar di dalam hati sendiri-sendiri. Tak banyak bicara, hanya sesekali bertukar kabar. Lucunya kau dan aku tetap saling canggung satu sama lain untuk sekedar mengobrol.

Hanya saja, aku tak pernah mengerti. Kepadamu aku selalu jatuh cinta berkali-kali. Sampai aku tak bisa menghitungnya. Hal-hal yang mengingatkanku padamu selalu membuat nadi berdenyut lebih cepat. Sekedar mendengar namamu saja seperti ada yang ribut di dalam dadaku.

Maaf jika puisiku tak pernah sampai kepadamu. Sebab, aku selalu kehabisan cara menuliskan apapun yang kurasakan tentang kamu. Bahkan, untuk sekedar mengungkapkan rindu butuh sekian purnama bagiku. Meski begitu, aku selalu percaya. Detak jantungku yang menasbihkan namamu selalu sampai di jantungmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TERUPDATE