Update Terbaru ALG

Selasa, 18 Juni 2019

Mengubur Mimpi


Oleh : Al Ghumaydha'

Sejak hari ini catat baik-baik bahwa dia sebatas pernah ada. Bukan nama yang layak kau beri tempat seutuhnya. Sebab hatimu terlalu berharga untuk menuai luka. Sudah cukup kau berjuang seorang diri. Atas harapan yang tak juga ia semogakan.

Dia memutuskan pergi dan memintamu untuk menghilang. Tidakkah itu cukup menjadi sebuah penjelasan, bahwa mimpi-mimpi tentang kalian hendak ia kubur dalam-dalam. Tak ada lagi kata-kata untuk saling bicara. Tatapan kalian tinggal tersisa hening berkepanjangan.

Usai sudah semuanya. Berhentilah jadi menyedihkan hanya karena satu nama yang tak bisa menghargai ketulusan. Harus berapa kali lagi kau mengorbankan perasaan? Setiap maaf mudah saja diterima, tapi tidak dengan menyatukan kembali puing-puing luka.

Cukup bagimu berbaik hati memberi kesempatan. Jangan kau paksa ia yang tak lagi menjadikan kamu tujuan. Sejatinya setiap luka selalu meninggalkan pelajaran. Kau hanya perlu lebih berhati-hati ketika hendak kembali menaruh harapan.

Hidup tidak hanya tentang dia. Perjalanan masih terbentang panjang. Ada banyak kesempatan yang terlalu berharga untuk kau lewatkan. Hapus air mata dan bergegaslah. Ini tidak sulit. Kau hanya perlu waktu untuk sembuh dari hal-hal yang menyesakkanmu hari ini.

Tak perlu kau sesali apa yang telah lalu. Berterima kasihlah, sebab Tuhan dengan begitu baik mengajarkan padamu arti kehilangan. Bukan untuk meratap, tapi jadilah manusia seratus kali lipat lebih tangguh dari sebelumnya. Lalu hatimu akan terlatih dari setiap lara.

Kini, tutup saja apapun tentangnya yang mengacaukan ingatan. Hatimu berhak bahagia meski tanpa dia. Sibukkan diri dengan apa saja untuk menuju pada hal-hal yang ingin kau capai dalam hidup ini. Kelak, senyum di bibir itu akan kembali merekah indah pada masanya.

2 komentar:

BERITA TERUPDATE