Update Terbaru ALG

Minggu, 29 September 2019

Hatiku Bukan Untukmu


Oleh : Al Ghumaydha'

Aku harus mengatakan ini meski menyakitkan. Bisakah perlahan kau melepas ingin dan ingat perihal aku? Tidak semua rasa harus berakhir bahagia. Barangkali, di dunia ini jatuh cinta yang kau miliki salah satunya. Sebab, kamu sendiri yang membelenggu hati demi menjaga harga diri.

Biar aku beri tahu. Caramu terlalu arogan untuk memenangkan perasaanku. Sungguh, hatiku bukan barang murahan yang bisa kau obral dengan gengsi tinggi. Sama sekali aku tidak tertarik dengan penawaran yang kau beri.

Barangkali lidahku terlalu tajam untuk perasaanmu yang terlanjur dalam. Hanya saja mengertilah. Justru aku sedang berusaha menyelematkanmu dari kesia-siaan. Sebab, dengan cara apapun gurun rasamu tak bisa aku beri pembalasan.

Tak ada orang waras yang suka dengan penolakan. Sekaligus tidak semua cinta harus mendapat penerimaan. Termasuk perasaanmu padaku. Jika kau menjanjikan keagungan rasa, maka aku hanya ingin menjaga setia. Pada satu nama yang telah memenangkan segala.

Sejak awal aku katakan. Berhentilah sebelum kau benar-benar lelah. Perihal inginmu atas diriku yang tak mungkin menemukan arah. Benar tak ada yang tidak mungkin. Namun, apa yang indah dari memaksakan ingin?

Harus kamu mengerti. Bahwa langkah kita tak bisa saling mengiringi. Jalanmu dan jalanku berbeda. Tak perlu dipaksa menjadi seirama. Mulai hari ini belajarlah menekan harapan. Sebab, sebanyak apapun kau meminta, jawabanku tak akan berbeda.

7 komentar:

  1. Entah apa yang merasukiku..
    Aku bisa menangis dengan hanya membaca ini..
    Hikss.. ☹

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pukpukkk, Kaka *Nyodorin tissue
      Maaf jika tulisan ini membuatmu kacau. Terima kasih telah berkenan mampir membaca. Semoga juga menikmati judul-judul lainnya 😊

      Hapus
  2. Balasan
    1. Gimana gimana? Hehe..
      Semoga suka, ya. Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa share dan baca juga judul lainnya 😊

      Hapus
  3. Setelah baca ini...aku jadi memikirkan kembali sakitnya berharap kpd seseorg.

    Dan disatu sisi ada yg dengan lelah memperjuangkan kita namun sayangnya hati kita bukan untuknya...rasanya sungguh maif diri ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. jadi siapa yang menyedihkan dalam urusan ini? :')

      Hapus
    2. Entahlah...rasanya rumit untuk menyimpulkan.

      Hapus

BERITA TERUPDATE